Pelaksanaan Hari Kedua Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MA Bahrul Ulum Berjalan Kondusif, Dapat Apresiasi dari Kasi Pendma

Probolinggo, 4 November 2025 — Suasana pagi di MA Bahrul Ulum Besuk tampak lebih hidup dari biasanya. Para santri kelas XII tampak serius mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang memasuki hari kedua pelaksanaan. Tes ini menjadi bagian penting dalam upaya madrasah untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus memetakan potensi peserta didik menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kepala MA Bahrul Ulum, Abd. Muhyi, S.Pd.I, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di hari kedua ini berjalan lancar berkat kerja sama seluruh tim panitia dan guru. “Kami berupaya maksimal agar pelaksanaan berjalan kondusif, meskipun di tengah keterbatasan fasilitas akibat proses rehabilitasi ruang belajar,” ujarnya.

Kegiatan TKA ini juga mendapat perhatian langsung dari Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kabupaten Probolinggo, Bapak Muhammad As’adi, S.Ag., M.Pd.I, yang hadir bersama stafnya, Bapak Suyudi. Dalam kunjungannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan kesigapan pihak madrasah.

“Alhamdulillah, dengan segala keterbatasan karena memang ruangan sedang direhab oleh PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat), saya melihat kesigapan panitia, guru, dan semua pihak MA Bahrul Ulum luar biasa. Mereka mampu memanfaatkan waktu dan ruang yang ada agar anak-anak tidak dirugikan. Pelaksanaan berjalan kondusif, sarana seperti komputer dan jaringan internet juga sudah memadai,” tutur beliau.

Lebih lanjut, Muhammad As’adi menegaskan bahwa program TKA ini sangat sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama, khususnya dalam peningkatan kompetensi akademik dan pembentukan karakter siswa madrasah.

“Melalui TKA, madrasah dapat memetakan kemampuan dasar siswa. Ini penting agar proses pembelajaran ke depan bisa lebih terarah dan sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik,” tambahnya.

Beliau juga berharap agar hasil TKA ini tidak berhenti pada tahap evaluasi semata, melainkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kemampuan siswa secara berkelanjutan.

“Harapan kami, anak-anak yang mengikuti TKA ini segera mendapat porsi penguatan kompetensi, agar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi dengan lebih mudah. TKA ini menjadi ukuran awal, dan semoga mereka terus termotivasi untuk belajar lebih giat lagi,” ujarnya penuh semangat.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama panitia dan pihak madrasah, sebagai bentuk dukungan moril atas suksesnya penyelenggaraan TKA di MA Bahrul Ulum Besuk.

Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi seluruh pihak, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu terus berinovasi dan beradaptasi demi mencetak generasi unggul yang berkarakter dan berdaya saing.

#TKAMABahrulUlum #MadrasahHebatBermartabat #MadrasahMajuBermutuMendunia#KemenagProbolinggo #SantriBerprestasi #TKA2025 #MadrasahMandiriBerprestasi #BahrulUlumHebat

Momentum Spesial Hari Santri Nasional ke-X 2025 di Pesantren Bahrul Ulum Besuk

“Sekali Santri, Selamanya Santri” di Yayasan Bahrul Ulum Umar Hadi Besuk

Besuk, Rabu 22 Oktober 2025 – Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak menyelimuti halaman Pondok Pesantren Bahrul Ulum Besuk pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-X tahun 2025. Tahun ini, perayaan HSN terasa begitu istimewa. Tidak hanya karena semangat santri yang menggelora, tetapi juga karena seluruh petugas upacara berasal dari Dewan Asatid dan Asatidzah sendiri.

Ya, inilah yang membuat momen HSN kali ini berbeda. Biasanya, para santri yang tampil di barisan petugas upacara. Namun kali ini, justru para Asatid (Guru) yang turun langsung mengambil peran — mulai dari pemimpin upacara, pembaca naskah, hingga pengibar bendera merah putih.

Menurut panitia, langkah ini bukan tanpa alasan. Dewan Asatid-Asatidzah ingin memberikan contoh nyata kepada para santri bahwa sebelum menjadi pendidik, mereka pun pernah menjadi santri yang berjuang melawan rasa malas, tekun menimba ilmu, dan berdisiplin Serta Sabar dalam menuntut ilmu.

“Kami ingin menunjukkan bahwa semangat santri tidak pernah padam. Sekali santri, selamanya santri,” ujar salah satu guru yang turut menjadi petugas, Ust. Muhyi, Pembaca Resoludi Jidad, pada kegiatan tersebut.

Susunan Petugas Upacara HSN 2025

  • Pemimpin Upacara: Ust. Zainol (Guru MTK)
  • Pembina Upacara: Gus Muhammad Ainul Yaqin, S.Pd. (Kepala Pesantren Bahrul Ulum)
  • Ajudan: Ust. Rosi (Guru Qurdist)
  • Pembaca Naskah UUD 1945: Ust. Firdaus (Guru Qurdist)
  • Pembaca Resolusi Jihad: Ust. Muhyi (Wakil Kepala MA)
  • Pembaca Ikrar Santri: Ust. Rama (Guru PKn)
  • Pembaca Do’a: Gus Ubaidillah, M.Pd. (Dewan Pengasuh Pesantren Bahrul Ulum)

Tim Pengibar Bendera Merah Putih:
Ustdz. Fira, Ustd. Abd. Basid, Ustd. Nuruddin Fadhli, Ustdz. Izzatul Munawaroh, M.Pd., Ustdz. Binti Fatatin, Ustdz. Lusiana, Ustdz. Alfiana Hasni, Ustdz. Junaidatul, dan Ustdz. Ika Rudi.

Sementara dirigen padusa dipercayakan kepada Ustdz. Solehah, pembawa acara oleh Ust. Frengky Boy, dan petugas barisan oleh Ustdz. Ervaatun Fashiha.

Amanat Pembina Upacara: Santri Harus Berkarakter dan Nasionalis

Dalam amanatnya, Gus Muhammad Ainul Yaqin, S.Pd. menyampaikan pesan mendalam tentang karakter dan jati diri santri di era modern. Beliau menegaskan bahwa santri sejati harus memiliki tiga nilai karakter utama:

  1. Taat – kepada Tuhan, kepada guru, dan kepada kedua orang tua.
  2. Tawadhu’ – rendah hati, tidak sombong, serta menghormati sesama.
  3. Berakhlakul Karimah – menjadi teladan dalam perilaku dan budi pekerti.

Lebih lanjut, Gus Yaqin menekankan pentingnya nasionalisme dan religiusitas sebagai ciri khas santri Indonesia.

“Santri harus cinta bangsa dan cinta tanah air. Tanpa cinta tanah air, negara kita tidak akan kokoh dan damai,” tuturnya di hadapan ratusan santri dan dewan guru.

Beliau juga mengingatkan bahwa perjuangan santri masa kini berbeda dengan masa lalu.

“Dulu para pahlawan berjuang dengan senjata untuk merebut kemerdekaan. Kini perjuangan santri adalah menjaga dan mengawal kemerdekaan itu dengan ilmu dan akhlak mulia,” pesannya penuh semangat.


Refleksi Santri Sejati

Upacara HSN tahun ini menjadi pengingat bahwa menjadi santri bukanlah status yang berhenti setelah lulus dari pesantren. Santri adalah identitas yang melekat seumur hidup.

Di akhir kegiatan, gema pekik semangat terdengar dari para santri dan guru yang hadir:
“Namanya santri tidak pernah ada kata alumni. Sekali santri, selamanya santri!”

Suasana khidmat bercampur haru menutup peringatan HSN ke-X di Pesantren Bahrul Ulum Besuk. Semangat santri, semangat ilmu, dan semangat cinta tanah air menjadi bekal untuk terus berkhidmat bagi agama dan bangsa.

Istighasah Rutin dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Bersama Dewan Asatidz dan Pimpinan Yayasan Bahrul Ulum Umar Hadi Digelar di Rumah Ust. Sibaweh

Besuk, 3 September 2025 – Segenap Dewan Asatidz-Asatidzah bersama Pimpinan Yayasan Bahrul Ulum Umar Hadi – Pondok Pesantren Bahrul Ulum Besuk menggelar kegiatan Istighasah Rutin sekaligus peringatan bersama di kediaman Ust. Sibaweh, Desa Sindet Anyar, Kecamatan Besuk.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan surat Yasin, Sholawat Nabi, serta doa istighasah yang dipimpin oleh para asatidz. Acara ini bukan hanya menjadi bagian dari rutinitas spiritual, tetapi juga momentum memperingati dan memperkuat ukhuwah antara para pendidik dan pimpinan yayasan.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan Yayasan menegaskan pentingnya menjaga tradisi keagamaan serta kekompakan di lingkungan pesantren, khususnya dalam menghadapi tantangan pendidikan di era saat ini.

Acara berlangsung penuh khidmat dan ditutup dengan silaturahmi serta ramah tamah.

Informasi Penting..

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Dalam rangka pelaksanaan RENOVASI GEDUNG Madrasah Aliyah Bahrul Ulum yang akan berlangsung mulai tanggal 01 september s.d. 31 Desember 2025 serta demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses pembangunan, maka dengan ini kami sampaikan bahwa:

1. Seluruh kegiatan ekstrakurikuler (Bulu tangkis, Pramuka, Volley, Padusa) untuk sementara waktu dihentikan/vakum mulai tanggal tersebut.

2. Kegiatan ekstrakurikuler akan dibuka kembali setelah renovasi selesai dan kondisi lingkungan dinyatakan aman untuk digunakan.

3. Seluruh siswa tetap diwajibkan mengikuti kegiatan pembelajaran intrakurikuler sesuai jadwal yang telah ditetapkan (12.30-16.30)

Demikian surat edaran ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb..

Forum Silaturrahim & Koordinasi Awal Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Sinergi Awal Menuju Implementasi Program Prioritas Presiden

Besuk Kidul, 09 Agustus 2025
Sebagai langkah awal dalam mendukung dan merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI saat ini, Yayasan Bahrul Ulum Umar Hadi Pondok Pesantren Bahrul Ulum Besuk menggelar kegiatan Forum Silaturrahim dan Koordinasi Awal, sekaligus melakukan pengecekan lokasi progres dapur yang akan digunakan untuk mendukung program tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan di kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Dr. KH. Mutamakkin Billa, Lc., M.Ag., yang juga bertindak langsung sebagai pimpinan rapat. Forum ini menjadi ajang strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menyukseskan pelaksanaan MBG di wilayah Besuk.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimka Kecamatan Besuk, serta para pengawas pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA se-Kecamatan Besuk.
Forum berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi, di mana seluruh peserta aktif berdiskusi dan berbagi pandangan demi memastikan kesiapan teknis dan operasional program.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi progres pembangunan dapur MBG, yang menjadi salah satu titik krusial dalam pelaksanaan program ini. Pengecekan dilakukan untuk memastikan bahwa infrastruktur pendukung program benar-benar siap dan memenuhi standar yang dibutuhkan.

Silaturrahim Keliling dan Istighasah Rutin : Merawat Ukhuwah di Lingkungan Yayasan Bahrul Ulum Umar hadi

Jambangan, Besuk – Probolinggo, 5 Agustus 2025 — Dalam semangat mempererat ukhuwah dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Besuk, Pimpinan Yayasan Bahrul Ulum Umar Hadi bersama segenap dewan asatidz dan karyawan melaksanakan kegiatan Silaturrahim Keliling yang dikemas dengan Istighasah Rutin, pada Selasa malam (5/8), bertempat di kediaman Ust. H. Masi’on, Desa Jambangan, Besuk – Probolinggo.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 19.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Yayasan, para ustadz dan ustadzah, serta seluruh staf dan karyawan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Suasana hangat penuh kekeluargaan tampak menyelimuti acara yang dikemas secara sederhana namun sarat makna tersebut.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Munjiyat (7 Surat Pilihan), Tahlil dan doa bersama, dipimpin oleh para kiai dan asatidz, sebagai bentuk munajat memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran segala aktivitas pesantren. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang menekankan pentingnya menjaga silaturrahim, semangat kebersamaan, dan keikhlasan dalam berkhidmat di lingkungan pesantren.

Dalam sambutannya, Pimpinan Yayasan Bahrul Ulum Umar Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen pesantren atas komitmen dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus menjadi tradisi Budaya yayasan, sebagai sarana menjaga soliditas dan menyegarkan kembali semangat spiritual di tengah-tengah kesibukan pelayanan pendidikan dan dakwah.

“Silaturrahim ini bukan sekadar temu fisik, tapi juga penyambung hati dan niat. Semoga keberkahan senantiasa tercurah untuk kita semua,” tutur beliau dalam sambutan singkatnya.

Tuan rumah, Ust. H. Masi’on, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para tamu dan berharap kegiatan ini terus dilestarikan untuk memperkuat hubungan antar sesama dalam lingkungan pondok.

Kegiatan ditutup dengan doa penutup dan ramah tamah, yang semakin mempererat rasa kekeluargaan di antara para peserta.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Bahrul Ulum kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi, memperkuat spiritualitas, dan menjaga harmoni dalam kebersamaan, demi terciptanya lingkungan pendidikan yang penuh berkah dan rahmat.